DERAPWAKTU.COM, PELAIHARI  — Aktivitas pembangunan sebuah bangunan di kawasan Matah, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan, mendadak berubah menjadi kepanikan setelah api membakar salah satu ruang bangunan, Kamis (13/8/2026) siang.

Laporan kebakaran diterima sekitar 12.35 Wita. Api diketahui membakar tumpukan kayu yang berada di dalam salah satu ruangan belakang bangunan yang masih dalam tahap pembangunan itu.

Kobaran api kemudian merembet dan menghanguskan enam sepeda motor yang berada di lokasi. 

Seorang pekerja juga menjadi korban dalam kejadian tersebut dan mengalami luka bakar pada bagian belakang tubuh.

Petugas pemadam kebakaran dari Damkar Satpol.PP Tala dan damkar swasta langsung bergerak menuju lokasi. 

Petugas melakukan pemadaman dan dalam beberapa menit api berhasil dijinakkan sehingga tidak meluas ke bagian bangunan maupun lingkungan sekitar.

Cepatnya penanganan menjadi faktor penting dalam mengendalikan kobaran api di lokasi yang terdapat material bangunan mudah terbakar.

Hingga api berhasil dipadamkan, belum diketahui secara pasti dari mana sumber api berasal. Penyebab kebakaran dan kronologi kejadian masih dalam penyelidikan.

Peristiwa ini kembali menyoroti pentingnya pengamanan material mudah terbakar di lokasi pembangunan, terlebih ketika aktivitas pekerjaan masih berlangsung dan sejumlah kendaraan berada di area yang sama.

Kepala Bidang Damkar pada Satpol PP dan Damkar Tala Totom Wahyudi mengatakan pemadaman berlangsung lancar dan tergolong cepat.

Namun saat personelnya telah kembali ke.markas di Kota Pelaihari, ada laporan lagi bahwa masih ada bara api di lokasi.

Anggotanya pun kembali meluncur ke lokasi. Sekitar pukul 26.30 Wita damkar masih berads di lokasi untuk memastikan tidak ada lagi bara api.

Terkait adanya kendaraan bermotor yang turut terbakar, Totom mengatakan dari pantauan di lokasi memang terlihat adanya beberapa rangka 'bangkai' sepeda motor.

(derapwaktu.com/adh)