DERAPWAKTU.COM, PELAIHARI
– Sasirangan khas Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), kembali mencatatkan prestasi membanggakan.
Kain tradisional yang menjadi identitas daerah itu kini dipasarkan di Butik Melahyar Archipelago yang berlokasi di lantai 2 Senayan City, Jakarta.
Kehadiran Sasirangan Tanah Laut di salah satu pusat perbelanjaan premium di Indonesia menjadi peluang besar bagi pelaku UMKM untuk memperluas pasar.
Selain itu juga sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Banua kepada masyarakat dari berbagai daerah.
Ketua Dekranasda Kabupaten Tanah Laut, Hj Dian Rahmat, mengatakan dirinya bersyukur melihat produk unggulan daerah telah mendapat tempat di butik yang menjadi tujuan para pecinta fesyen dan wastra Nusantara.
"Alhamdulillah, Masya Allah Tabarakallah. Sasirangan Kabupaten Tanah Laut kembali menunjukkan kelasnya," ucapnya.
First lady di Bumi Tuntung Pandang ini mengatakan sasirangan khas Tala kini sudah tersedia di Butik Melahyar Archipelago Senayan City lantai 2, Jakarta
"Bagi masyarakat yang berada di Jakarta, jangan lupa mampir, ramaikan, dan miliki Sasirangan Tanah Laut," tandasnya.
Menurut Hj Dian, pencapaian tersebut merupakan hasil kerja keras para perajin yang terus menjaga kualitas serta mengembangkan motif dan desain tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya yang menjadi ciri khas Sasirangan Tanah Laut.
Ia berharap keberadaan produk tersebut di Jakarta dapat membuka peluang kerja sama dengan pasar yang lebih luas sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan para pelaku UMKM.
Apresiasi juga datang dari masyarakat. Siti Rahmah, warga Kecamatan Tambang Ulang, yang mengaku bangga melihat produk daerahnya mampu bersanding dengan berbagai produk unggulan Nusantara.
"Semoga ini menjadi awal agar Sasirangan Tanah Laut semakin terkenal. Kami berharap para perajinnya semakin maju dan orderannya terus bertambah," katanya.
Sementara itu, Yusuf Maulana, warga Kecamatan Pelaihari, menilai keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa produk lokal memiliki kualitas yang mampu bersaing di tingkat nasional.
"Kalau kualitas terus dijaga, saya optimistis Sasirangan Tanah Laut bisa menjadi salah satu wastra yang dicari masyarakat Indonesia bahkan wisatawan mancanegara," ujarnya.
(derapwaktu.com/dw1)
Komentar (0)