DERAPWAKTU.COM, MARABAHAN – Produk unggulan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kabupaten Tanah Laut (Tala) turut mencuri perhatian pada gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) XXXVII Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026 di Kota Marabahan, Kabupaten Barito Kuala (Batola).

Pemerintah Kabupaten Tanah Laut membuka stand bazar dan pameran yang menjadi etalase berbagai produk khas Bumi Tuntung Pandang. 

Di antaranya sasirangan khas Tala dan aneka produk makanan serta minuman herbal yahg diproduksi UMKM Tala.

Eksistensi pelaku UMKM mendapat atensi khusss Bupati H Rahmat Trianto. Orang nomor satu di Tala ini sejak menjabat tahun lalu terus berupaya memperluas dan memperbesar dukungan terhadap aktivitas pelaku usaha mikro, kecil dan menengah.

Sebagai informasi, Minggu (21/6/2026),  event religius bergengsi tingkat provinsi itu bakal berlangsung selama sembilan hari. Dijadwalkan berakhir pada 26 Juni mendatang.

Kepala Dispar Tanah Laut Zulfuaddin yang turut hadir pada pembukaan MTQN itu menuturkan  pihaknya berperan memfasilitasi stand Pemkab Tala agar produk-produk lokal memiliki ruang promosi yang lebih luas di ajang tingkat provinsi tersebut.

"Produk yang dipamerkan berasal dari binaan UMKM Diskumdag, Disnakerind, dan Dekranasda Tanah Laut," ujar Zulfuafdin

Beragam produk khas Bumi Tuntung Pandang ditampilkan cukuo beragam. Tak cuma, kain sasirangan khas Tala. Juga ada anyaman purun, aneka makanan ringan hingga berbagai kerajinan tangan yang menjadi identitas daerah.

Menurut Zulfuafdin, keikutsertaan dalam bazar MTQN menjadi kesempatan strategis untuk memperkenalkan produk unggulan Tanah Laut kepada ribuan pengunjung, kafilah, dan tamu dari seluruh kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan.

"Harapannya produk-produk UMKM Tanah Laut semakin dikenal dan memiliki peluang pasar yang lebih luas," katanya.

Perhatian terhadap stand Tanah Laut juga terlihat saat Bupati Barito Kuala H Bahrul Ilmi bersama Ketua TP PKK Batola Hj Noor Hayati Bahrul Ilmi menyempatkan diri mengunjungi stand bazar Pemkab Tanah Laut usai pembukaan kegiatan.

MTQN XXXVII Kalsel tahun ini dipusatkan di Marabahan, Kabupaten Barito Kuala sebagai tuan rumah. Selain menjadi ajang syiar Islam dan perlombaan seni baca Al-Qur'an, kegiatan tersebut juga diramaikan pawai ta'aruf, bazar UMKM, dan pameran pembangunan daerah.

Warga Pelaihari, Silvina, mengapresiasi keikutsertaan Pemkab Tala dalam bazar MTQN tersebut. Menurutnya, promosi produk lokal di ajang besar sangat penting untuk membantu pelaku usaha memperluas jaringan pemasaran.

"Produk UMKM Tala sebenarnya banyak yang berkualitas. Dengan ikut pameran seperti ini, masyarakat dari daerah lain bisa mengenal dan tertarik membeli produk khas Tanah Laut. Semoga ke depan semakin banyak UMKM yang difasilitasi," ujarnya.

Apresiasi serupa disampaikan Naura Azzahra. Ia menilai bazar MTQN menjadi momentum tepat untuk mengangkat potensi ekonomi kreatif daerah.

"Kami bangga melihat produk-produk khas Tanah Laut tampil di event tingkat provinsi. Harapannya tidak hanya dikenal di Kalsel, tetapi juga bisa menembus pasar nasional sehingga berdampak pada peningkatan kesejahteraan pelaku UMKM," katanya.

Keikutsertaan Tanah Laut dalam bazar MTQN XXXVII Kalsel menjadi bagian dari upaya memperkuat promosi daerah sekaligus mendorong produk lokal agar semakin kompetitif di tengah persaingan pasar yang semakin luas.

(derapwaktu.com/dw1)