DERAPWAKTU.COM, PELAIHARI – Suasana di Kompleks Kijang Mas di wilayah Kota Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan, mendadak geger setelah terjadi insiden yang menyebabkan seorang perempuan mengalami luka serius, Senin (22/6/2026) malam sekitar pukul 22.00 Wita.
Kabar kejadian itu dengan cepat menyebar di berbagai grup percakapan warga Tanah Laut. FFoto-foto serta video yang beredar memperlihatkan korban bersimbah darah dengan luka cukup parah pada bagian wajah serta sejumlah bagian tubuh lainnya.
Informasi awal yang berkembang di masyarakat menyebutkan insiden tersebut diduga berkaitan dengan perkelahian. Namun hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan fakta sebenarnya.
Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky melalui Kapolsek Pelaihari Ipda Karia Jaya membenarkan adanya peristiwa tersebut. Saat dikonfirmasi, ia mengatakan petugas masih melakukan penanganan di lokasi kejadian.
"Benar ada kejadian itu. Saat ini kami masih melakukan pengecekan dan pendalaman di lapangan bersama anggota," ujar Karoa Jaya.
Menurutnya, pihak kepolisian belum dapat menyimpulkan bagaimana kronologi kejadian maupun siapa saja yang terlibat. Informasi yang beredar terkait dugaan perkelahian masih harus diverifikasi melalui hasil penyelidikan.
Informasi beredar, ada yang menyebut insiden itu melibatkan perempuan dan perempuan. Kabarnya, korban adalah warga dari Kecamatan Bajuin.
"Kami belum bisa memastikan apakah ini perkelahian antara perempuan dengan perempuan atau seperti apa. Semua masih dalam proses penyelidikan," tandas Karia
Sementara itu, korban telah mendapatkan penanganan medis di rumah sakit. Berdasarkan informasi sementara, kondisi korban dilaporkan cukup serius sehingga masih menjalani perawatan intensif.
Peristiwa tersebut menjadi perhatian masyarakat karena terjadi di kawasan permukiman dan memunculkan beragam spekulasi di media sosial.
Polisi meminta masyarakat menunggu hasil penyelidikan resmi serta tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
Hingga Senin malam, petugas masih mengumpulkan keterangan saksi dan sejumlah barang bukti guna mengungkap penyebab pasti insiden berdarah tersebut. Polisi juga belum mengumumkan identitas korban maupun pihak yang diduga terlibat.
(derapwaktu.com/dw1)
Komentar (0)